16 December 2015

Pengertian Meditasi (Vipassanā Bhavana) dalam Agama Buddha

Pengertian Meditasi (Vipassanā Bhavana) dalam Agama Buddha. Kata meditasi berasal dari bahasa Latin, meditatio, artinya hal merenungkan, mempertimbangkan, atau latihan. Meditasi adalah salah satu ajaran dalam agama Buddha. Dalam agama Buddha kata meditasi biasa disebut dengan bhāvanā (pengembangan batin). Kata bhāvanā berasal dari bentuk kata kerja Bhu dan Bhavati, yang berarti sebabnya dari ada , atau menjadi. Dalam bahasa Tibet meditasi adalah gom, yang memiliki akar yang sama dengan kata-kata yang artinya membiasakan diri (Chodron, 1990: 81). Meditasi merupakan membiasakan diri dengan sikap-sikap yang positif dan juga membangun kebiasaan baik dari pikiran.

Meditasi merupakan pemusatan pikiran dan perasaan pada suatu objek. Ditinjau dari arti yang luas istilah meditasi mengacu pada suatu tingkat tertentu dari pemusatan pikiran yang tidak dapat dipisahkan dari unsur-unsur kesadaran.  Meditasi adalah suatu proses yang dilaksanakan secara sadar yang hasilnya tidak bisa dirasakan secara instan karena memerlukan proses (Suryani, 2004: 19). Meditasi juga merupakan pemikiran reflektif atau perenungan yang memakan waktu banyak (Gulo, 1997: 274). Gibran mendefinisikan meditasi sebagai suatu proses pemahaman pemberdayaan diri tanpa batas dan berkesinambungan untuk mencapai kesinambungan pikran, perkataan, dan perbuatan. Sebagai perwujudannya, dalam meditasi sikap respek pada diri sendirilah yang dihadirkan dalam setiap kondisi (Antari, 2005: 125).

Pengertian Meditasi (Vipassanā Bhavana) dalam Agama Buddha
Meditasi (Vipassanā Bhavana) dalam Agama Buddha
Meditasi merupakan latihan mental sederhana yang mempengaruhi keseluruhan proses tubuh. Praktik meditasi juga mempunyai manfaat yang dapat timbul dalam kehidupansehari-hari. Meditasi terbagi menjadi beberapa kelompok tertentu seperti mantra yaitu meditasi yang menggunakan kata-kata sebagai fokus konsentrasi (Greenberg, 2004: 186). Meditasi merupakan upaya untuk mengubah kesadaran dengan mengikuti ritual atau latihan tertentu seperti pada yoga atau zen (Rita, dkk., 2010: 413). Mon Tin Mehm (2012: 63) konsentrasi (Samadhi) adalah kemanunggalan batin pada satu objek indra yang bermanfaat atau keselarasan dari kesadaran (citta) dan faktor-faktor batin yang menyertainya (cetasika) dalam keterpusatan pada satu objek indra . Dapat disimpulkan bahwa meditasi merupakan suatu aktivitas yang dilakukan oleh pikiran dengan memusatkan konsentrasi terhadap suatu objek tertentu.

Vipassanā adalah istilah Dhamma yang merupakan kombinasi dari dua kata, vi dan passana. Istilah vi mengacu pada tiga karakteristik dari mental dan jasmani, yaitu: ketidakkekalan (anicca), ketidakpuasan atau penderitaan (dukkha), dan tidak ada jiwa, diri atau ego (anatta). Passana berarti pengertian benar atau realisasi melalui konsentrasi yang dalam (Janakabhivamsa, 1985: 16). Berdasarkan kutipan tersebut dapat disimpulkan bahwa vipassanā merupakan pengertian benar tentang tiga karakteristik dari mental dan jasmani. Ketika seseorang melatih meditasi vipassanā atau meditasi pandangan terang, tujuannya adalah mengerti dengan benar tiga karakteristik umum (anicca, dukkha, anatta).

Dalam Kamus Buddha Dharma, vipassanā diartikan sebagai wawasan pengetahuan yang dapat menyadari bahwa semua pikiran dan materi adalah tidak kekal (anicca), penderitaan (dukkha), dan tidak mendasar (anatta) (Narotama, Tanpa Tahun: 196). Vipassanā merupakan pengembangan pandangan terang (Mahavirothavaro dkk, 2009: 85). Bhikkhu Dhammarakkhita mengungkapkan bahwa Vipassanā adalah realisasi dari batin dan jasmani anda sebagaimana mereka muncul dihadapan anda sekarang (Dhammarakkhita, Tanpa Tahun: 12).

Vipassanā merupakan pengembangan batin yang bertujuan untuk mencapai pandangan terang. Kekotoran batin dapat disadari dan dibasmi dengan melaksanakan meditasi Vipassanā. Melakukan meditasi vipassanā dapat melihat kehidupan ini dicengkeram oleh tidak kekal (anicca), derita (dukkha), dan tanpa inti yang kekal (anatta).

Pengertian Meditasi (Vipassanā Bhavana) dalam Agama Buddha Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Vanya Dika

0 komentar:

Post a Comment

Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih