16 December 2015

Pengertian Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) Menurut Para Ahli

Pengertian Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) Menurut Para Ahli. Menurut Sanjaya (2006: 255-257) Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) banyak dipengaruhi oleh filsafat konstruktivisme yang mulai digagas oleh Mark Baldwin yang kemudian dikembangkan oleh Jean Piaget. Pandangan filsasafat konstruktivisme tentang pengetahuan mememgaruhi konsep tentang proses belajar. Belajar bukan hanya sekadar menghafal tetapi proses mengkontruksikan pengetahuan melalui pengalaman. Pengetahuan bukan hasil dari pemberian dari orang lain seperti guru melainkan hasil dari proses mengkontruksikan yang dilakukan setiap individu. Pengetahuan yang diperoleh dari hasil pemberitahuan tidak akan menjadi pengetahuan yang bermakna.

Ada tiga hal yang harus dipahami dalam pembelajaran kontekstual CTL yaitu: (a) CTL menekankan kepada proses keterlibatan siswa untuk menemukan materi, artinya proses belajar diorientasikan pada proses pengalaman secara langsung. Proses belajar dalam konteks CTL tidak mengharapkan agar siswa hanya menerima materi pelajaran, akan tetapi proses  mencari dan menemukan sendiri materi pelajaran. (b) CTL mendorong agar siswa dapat menemukan hubungan antara materi yang dipelajari dengan situasi kehidupan nyata, artinya siswa dituntut untuk dapat menangkap hubungan antara pengalaman belajar di sekolah dengan kehidupan nyata. Hal ini sangat penting, karena bagi siswa materi yang dipelajari tersebut akan tertanam erat di memori siswa, sehingga tidak mudah untuk dilupakan. (c) CTL mendorong siswa untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan, artinya bukan hanya mengharapkan siswa untuk memahami materi yang dipelajarinnya, tetapi bagaimana pelajaran itu dapat mewarnai prilakunya dalam kehidupannya sehari-hari. Materi pelajaran bukan hanya untuk ditumpuk dalam otak yang kemudian dilupakan, namun dijadikan sebagai bekal dalam mengarungi kehidupan nyata.


Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) Menurut Para Ahli
CTL adalah sebuah sistem belajar yang didasarkan pada filosofi bahwa siswa mampu menyerap pelajaran apabila mereka menangkap makna dalam materi akademis yang mereka terima dan mereka menangkap makna dalam tugas-tugas sekolah jika mereka bisa mengaitkan informasi baru dengan pengetahuan dan pengalaman yang sudah mereka miliki sebelumnya (Jonhson, 2011). Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya pada kehidupan mereka sehari-hari (Taniredja, 2012: 52). Pembelajaaran CTL ini membuat siswa belajar untuk memecahkan masalah dengan pengetahuan yang dimilikinya melalui mengaitkan materi pembelajaran dengan keadaan nyata untuk memecahkan suatu masalah. Dengan demikian siswa mendapatkan pengalaman secara langsung  dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Secara konseptual CTL bermuatan karakter, yaitu memasukkan nilai-nilai karakter ketika guru mengajar. Menanamkan nilai-nilai karakter dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pertama, CTL dapat dimodifikasi dan dikembangkan secara lebih kreatif untuk disesuaikan dengan nilai-nilai karakter. Artinya, CTL dapat diisi muatan nilai karakter dari luar sesuai kepentingan guru dalam proses pembelajaran. Kedua, nilai-nilai yang terkandung di dalam CTL diaktualisasikan dalam pembelajaran, sehingga niali-nilai karakter tersebut dapat ditanamkan atau diinternalisasikan ke dalam diri siswa (Suyadi, 2013: 88).

Pengertian Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) Menurut Para Ahli Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Vanya Dika

0 komentar:

Post a Comment

Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih