16 December 2015

Prinsip-Prinsip Ilmiah dalam Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) Menurut Para Ahli

Prinsip-Prinsip Ilmiah dalam Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) Menurut Para Ahli. Pembelajaran CTL dalam pelaksanaannya memiliki prinsip ilmiah. Prinsip-prinsip ilmiah ini yang akan membuat siswa melakukan interaksi antar siswa maupun dengan guru. Jonhson (2011: 86)  menyebutkan terdapat tiga prinsip ilmiah dalam CTL, yaitu: a) prinsip kesaling-bergantungan; b) prinsip diferensiasi; c) prinsip pengorganisasian diri.

Prinsip kesaling-bergantungan adalah mewujudkan diri, misalnya ketika para siswa bergabung untuk memecahkan masalah dan ketika para guru mengadakan pertemuan dengan rekannya. Hal ini tampak jelas ketika subjek yang berbeda dihubungkan, dan ketika kemitraan mengabungkan sekolah dengan dunia bisnis dan komunikasi.
Prinsip-Prinsip Ilmiah dalam Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) Menurut Para Ahli
Prinsip-Prinsip Ilmiah dalam Pembelajaran Kontekstual
Prinsip diferensiasi adalah mewujudkan siswa untuk saling menghormati keunikan masing-masing, untuk menghormati perbedaan-perbedaan, untuk menjadi kreatif, untuk bekerja sama, untuk menghasilkan gagasan dan hasil baru yang berbeda, dan untuk menyadari bahwa keragaman adalah tanda kemantapan dan kekuatan.

Prinsip pengorganisasian diri adalah siswa mencari dan menemukan kemampuan dan minat mereka sendiri yang berbeda, mendapat manfaat dari umpan balik yang diberikan oleh penilaian otentik, mengulas usaha-usaha mereka dalam tuntunan tujuan yang jelas dan standar yang tinggi, dan berperan serta dalam kegiatan-kegiatan yang berpusat pada siswa yang membuat hati mereka bernyanyi.

Prinsip-Prinsip Ilmiah dalam Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) Menurut Para Ahli Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Vanya Dika

0 komentar:

Post a Comment

Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih