24 January 2016

Perkembangan Agama Buddha di Amerika

Perkembangan Agama Buddha di Amerika. Agama Buddha masuk ke Amerika pada abad ke 19 dengan datangnya imigran dari Cina (1820), Jepang (1880), dan Korea (1903) serta datangnya misionaris Buddhist di Amerika dengan mendirikan vihara dan organisasi. Banyak imigran yang datang ke amerika ini dengan membawa agama Buddha. Sejak masuknya para imigran di amerika agama Buddha mulai berkembang dan mulai didirikanya bangunan-bangunan suci umat Buddha.

Pada tahun 1853 berdiri vihara pertama di San Fransisco oleh Sze Yap Company yaitu persaudaraan masyarakat Cina di Amerika, dan pendirian vihara-vihara lain di Pantai Barat Amerika Serikat. Imigran-imigran yang datang ke amerika ini semangat dalam menyebarkan agama Buddha, mereka banyak membangun vihara di sebagian benua ini. Imigran dari Cina yang banyak berpartisipasi dalam mengembangkan agama Buddha di amerika.Imigran dari Cina ini banyak mendirikan vihara-vihara di amerika.

Perkembangan Agama Buddha di Amerika
Perkembangan Agama Buddha di Amerika
Cendikiawan  Amerika mulai memperhatikan Buddhisme berdasarkan informasi Kolonial Inggris di India dan Asia Timur, yaitu dengan penerjemahan teks Sankrit ke dalam bahasa Inggris oleh William Jones dan Charles Wilkins. Tidak hanya orang imigran yang semangat menyebarkan agama Buddha di amerika. Cendikiawan amerika pun mulai tertarik dengan buddhisme. Henry Stell Olcott bersama Helena Blavatsky dan William Quan Judge mendirikan Theosopical Society yang didedikasikan untuk studi tentang tulisan suci Hindu dan Buddha pada 1875.

Pada tahun 1875 muncul penerbitan buku, syair, maupun prosa yang berisi kisah Buddha. Diadakan pertemuan Parliament Of The World’s Religion (parlemen agama-agama dunia) di Chicago pada tahun 1893 yang dihadiri delegasi dari Kristen, Buddha (dariBina, Jepang, Srilanka dan Thailand). Pada pertengahan abad ke-20 agama Buddha di Jepang mulai masuk dengan di undangnya Soyen Shaku oleh tuan dan nyonya Russel, disusul oleh guru Zen  dari Jepang lainya. Seiring dengan berjalannya waktu agama Buddha di amerika mulai berkembang pesat dengan mulai terbit kisah Buddha  dalam bentuk buku, syair , dan prosa.

Dwight Goodard (1861-1939) mantan misionaris Kristen setelah pada tahun 1928 belajar Zen Jepang, ia mendirikan “The Folowers of Buddhaan American Brotherhood” pada tahun 1934. Meskipun gagal merekrut orang Amerika menjadi viharawan atau mengundang guru Zendari Cina, ia telah menerbitkan majalah Zen A Buddha Magazinepada tahun 1930, dan menerjemahkan Lankavatra Sutra pada tahun 1932, serta buku a  Buddhist Bible. Masuknya agama Buddha di amerika mempenggaruhi satu orang yang dulunya adalah misionaris agama Kristen, setelah belajar Zen jepang pindah ke buddhis. Meskipun baru belajar mengenal agama Buddha beliau berperan penting dalam mengembangkan Buddhist di amerika.Beliau banyak mendirikan oganisasi dan menerjemahkan sutra dan membuat buku.

Agama Buddha yang berkembang di era modern adalah Soka Gakkai/Zen, Vajrayana (1979)  serta sekte dari China, Sri lanka,  Vietnam, Korea dan Thailand.Meskipun hanya imigran yang menyebarkan agama Buddha, sekte yang berkembang di amerika lumayan banyak.Tidak ketinggalan pula sekte yang berkembang dari imigran yang datang.

Penganut agama Buddha di Kanada pada tahun 2001 sekitar 1.0% dari populasi. Buddhisme di praktikkan di kanada meluas pada pertengahan abad ke 20 dengan datangnya imigran dari China, India, Sri Lanka, Jepang, Tibet dan Asia Tenggara.Imigran tersebut melakukan praktik Buddhisme dan mendirikan vihara-vihara di Kanada sehingga beberapa orang asli Kanada beralih ke agama Buddha. Di kanada agama Buddha mulai berkembang dengan datangnya para imigran yang ke kanada.Orang kanada beralih ke agama Buddha karena banyak imigran yang yang mendirikan vihara-vihara disana.

Perkembangan Agama Buddha di Amerika Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Vanya Dika

0 komentar:

Post a Comment

Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih