24 January 2016

Perkembangan Agama Buddha di Australia

Perkembangan Agama Buddha di Australia. Agama Buddha adalah agama terbesar kedua setelah Kristen. Penganut Buddha di Australia merupakan imigran dari Sri Lanka, Burma, Thailand, Kamboja, Vietnam, Cina, Jepang dan Korea.Agama Buddha di Australia berkembang sangat pesat yang dulunya hanyalah pendatang menjadi agama ke 2 (dua). Tujuan awalnya hanyalah untuk berdagang.

Dalam buku Aboriginal Men of High Degree, AP Elkin mengutip bahwa kontak Australia dengan orang Indonesia telah mempengaruhi Buddhaya Hindu dan Buddha di Dampier. Pada tahun 1848 dengan datangnya pedagang dan penambang Cina juga mempengaruhi Buddhisme (Mahayana) di Australia, serta penyelam mutiara Jepang yang berdiam di pusat Perling Broome, Darwin, dan Pulau Thursday.

Perkembangan Agama Buddha di Australia
Perkembangan Agama Buddha di Australia
Pada tahun 1856 didirikan vihara di Melboure Selatan oleh kelompok Sze Yap yang digunakan untuk kegiatan Konfusianisme dan Taoisme. Pendirian vihara ini mengadopsi dengan gaya bangunan gereja dari model serta rekontruksinya sama persis dengan gereja. Selain itu pengurusnya dari cara berpakainya sama dengan pakaina yang mengurus gereja.

Pada 1867 kelompok Buddhisme Jepang yaitu pemain acrobatdan sulap datang ke Australia. Pada tahun 1870 datang imigran Sinhala dari Sri Lanka yang bekerja di perkebunan tebu di Pulau Thursday dengan bukti adanya dua pohon bodhi di tahun 1890 yang sekarang masih ada kounitasinya di Queensland.

Pada tahun 1891 Henri Stel Olcott pendiri Theosopical Society datang ke Australia berparisipasi dalam kuliah.Pada akhir abad ke 19 pengaruh Buddhisme dari luar mulai menurun sejak adanya “White Australia Policy”, sehingga banyak imigran yang kembali ke negaranya.Hal ini disebabkan karena adanya pengusiran dari agama keristen. Karena yang tidak mau pindah akan di bunuh sehingga pada umat agama yang ada pada pulang kedaerahnya masing-masing.

Bangkitnya kembali setelah “White Australia Policy.”Pada tahun 1910 datang bhiukkhu dari Burma bernama U Sasna Dhaja, agama mulai berkembang lagi melalui cara lain pada awal abad ke-20. Di kelompok kecil Anglo-Australia yang memperoleh pengetahuan Buddhis dari ajaran Buddha, dan bacaan karena kontak dengan Theosopical Society sehingga terbentuk organisasi Buddhist yaitu The little Circle of The Dhamma pada tahun 1925 yang mengundang bhiukkhu atau bhikksu dari luar yaitu:
  1. Kelompok agama Buddha yang pertama terbentuk adalah The Buddhist Study Group Melbourne, pada 1983 oleh len bullen namun mengalami kemundurun pada perang dunia II.
  2. The Buddhist Society of victoria dibentuk pada tahun 1953 dan terbentuk Buddhist society of new south wales pada tahun 1956.
  3. Pada tahun 1950-1970 terdapat masyarakat Buddha dari umat awam salah satunya membentuk Buddhist federation of Australia oleh Charles F. Knight yang menghadiri the world fellowship of Buddhist dari sekteTheravada.
  4. Pada akhir 1970 agama Buddha mulai menyebar dengan datangnya imigran dari Asia Tenggara selatan perang Vietnam dan penyebarab agama Buddha, Tibet ke barat oleh lama yeshe.
  5. Datang bhiukkhu dari Sri Lanka yang datang pada tahun 1970-an.
  6. Pada tahun 1980-an datang imigran dari Taiwan, Hongkong, dan Singapura yang mengembangkan agama Buddha Mahayana.
  7. Penganut Buddha di Australia mengalami peningkatan terutama sekte Theravada yang lebih dominan, kemudian Zen. Vajarayana, dan Mahayana.

Perkembangan Agama Buddha di Australia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Vanya Dika

0 komentar:

Post a Comment

Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih