24 January 2016

Perkembangan Agama Buddha di Eropa

Perkembangan Agama Buddha di Eropa. Perkembangan agama Buddha telah meyebar hampir keseluruh belahan dunia.Membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengembangkan agama Buddha.Terutama pada bagian belahan benua yang baru mengenal agama Buddha. Seperti perkembangan agama Buddha di Eropa muncul pada abad ke 3 SM, yang diyakini dengan adanya penakhlukan  Alexander Agung atas India. Pada umumnya penganut agama Buddha di Benua Eropa mayoritas berada di Rusia, Austia, Prancis, dan Rusia. Perkembangan agama Buddha di berbagai belahan Benua Eropa yang mencangkup 17 negara di antaranya yaitu:

Perkembangan Agama Buddha di Finlandia

Negara Finlandia merupakan bagian dari Benua Eropa.Pada negara Finlandia penganut agama Buddha masih sangat minoritas. penganut agama Buddha di Negara Finlandia hanya 0.1 % dari (5000) populasi yang ada, yang tersebar ke Helsinki, Hyvinkaa, Hameenlinna, Jyvaskyla, Kouvola, Kuopio, Lahti, Lappeenranta, Pori, Salo, Tampere dan Turku.

Perkembangan Agama Buddha di Eropa
Perkembangan Agama Buddha di Eropa

Perkembangan Agama Buddha di Islandia 

Perkembangan agama Buddha di Islandia di mulai pada tahun 1990-an. Perkembangan agama Buddha di Islandia yang awali dengan kedatangan para imigran dari Thailand.Dengan adanya alkulturasi dari Thailand maka negara Islandia mulai mengembangkan agama Buddha dengan versi Thailand.

Terdapat sekte yang berkembang di Islandia yaitu sekteTheravada.Karena pada awalnya para imigran dari Thailand yang membawakan agama Buddha sampai ke Islandiayang diakui pada tahun 1996 dengan anggota yang berjumlah 838 anggota.SekteZen yang di akui pada tahun 1999 dengan 69 anggota, dan Soka Gakkai yang diakui pada tahun 2008 dengan 96 anggota.

Perkembangan Agama Buddha di Italia 

Sekte-sekte yang berkembang di Italia adalah sekte Theravada, Mahayana dan Vajrayana. Dalam hubunganya dalam pemerintah diwakili oleh Italian Buddhist Union (unione Buddhista Italiana / UBI) sebagai anggota Uni Eropa Buddha (Europen Buddhist Union).UBI didirikan di Milan pada tahun 1998 dan diakui pada tahun 1991.

Sekte Niciren merupakan sekte yang memiliki hubungan terdalam dengan pemerintah setempat. Hubungan ini diwakili oleh Italian Buddhist Institute Soka Gakkai/Instititutio Buddhista Italiano Soka Gakkai (SGI-ITALIA). Didirikan pada tahun 1998 dan diakui pada tahun 2000.

Perkembangan Agama Buddha di Kroasia 

Penganut agama Buddha di Kroasia pertama kali didirikan di Zagreb pada tahun 1980.Terdapat beberapa sekte yang berkembang di Kroasia antaranya yaitu Sekte Nyingam-pa, dan Rime (non sectarian) dari Tibet, Shingon, Zen dan Ch’an.

Perkembangan Agama Buddha di Liechtenstien 

Di negara Liechtenstien agama Buddha kurang berkembang. Penganut agama Buddha di Negara ini pada tahun 2002 sekitar 0,22% dari populasi. Hal tersebut terjadi kerena banyak hambatan, seperti kurangnya misionaris-misionaris buddhis dan faktor-faktor dari negara yang kurang mendukung.

Perkembangan Agama Buddha di Lithuania 

Perkembangan Buddhisme di Lithuania ditemukan pada abad ke-20 dengan sekte Zen dari korea, yang berkembang di Vilnius, Kaunas, Klaipeda, Siauliai, Panevezyes, dan Sakiai. Pada tahun 1990 diadakan ceramah dhamma di Kaunas oleh Powel Karppowich yaitu mahasiswa Polandia. Kwam Um sebagai pusat kegiatan Zen di Kaunas terdaftar pada tahun 1991. Kwan Um di Vilnius didirikan pada tahun 1991 setelah kunjungan master Zen Seung Shan, dan berkembang dibawah dukungan master  Zen Wu Bong’s yang sering berkunjung. Master Zen Su Bong Sunim guru Sangha Kwam Um Hong Kong mendirikan vihara Zen pertama yaitu Ko Bong Sa di Vilnius pada tahun 1993. Praktik Zen diadakan diadakan di Kwam Um Zen pusat yaitu Kam No Sa, sejak 2007.

Perkembangan Agama Buddha di Polandia 

Buddhisme di Polandia berkembang pada abad ke-20 karena adanaya hubungan dengan Cina, Vietnam, Jepang, dan Korea.Setelah perang dunia ke-2 ekspatriant Polandia bergabung dengan kelompok dan organisasi Buddhis yang mampu mengembangkan diri. Setelah runtuhnya Blok Timur. Sekte yang berkembang di Polandia adalah Mahayana (Zen dan Jodo Shinshu) dan Vajrayana. Berdiri organisasi Buddhis seperti Friends of the Western Buddhist Order, Buddhist Mission, dan Buddhis Union Of Polandi, serta Diamond Way. Pada tahu 2000 Dalai Lama Tenzin Gyatso mendirikan departemen agama Buddha di perpustakaan Pomerain di Szczecin.

Perkembangan Agama Buddha di Ceko 

Agama Buddha di Ceko yang berkembang adalah Buddha Mahayana yang dianut oleh orang Vietnam pada tahun 2007 di Republik Ceko (kota Praha dan Sheb), penganut sekte lain adalah sekte Vajrayana (Kargyu-Pa) dan Theravada. Pada bulan jauari 2008 berdiri pagoda Skotlandia Thein An sebagai pagoda pertama di gaya Vietnam.

Perkembangan Agama Buddha di Rusia 

Buddhisme masuk ke Rusia pada abad ke-15 ketika datang penjajah yang menetap di Siberia dan Rusissian Far East. Sekte yang berkembang di Rusia adalah Vajrayana (Kargyu-Pa) dari Cina dan Mangol sektelain yaitu Mahayana yang dipraktikkan oleh imigran dari Vietnam atau Cina. Buddhisme diakui resmi di Rusia.

Perkembangan Agama Buddha di Skotlandia 

Buddhisme masuk ke Skotlandia melalui hubungan Asia Tengara yaitu Burma, Thailand, dan Srilanka dengan tradisi Theravada. Pada tahun 1950 disana mulai berkembang Zen. Pada tahun 1967 didirikan Vihara Kagyu Samye Ling dan pusat agama di Tibet oleh Lama Tibet dan pengungsi dari Chogyam Trungpa Rincpoche dan Akong Rinpoche. Pada tahun 1967 didirikan Vihara Kagyu Samye Ling dan pusat agama Tibet oleh Lama Tibet oleh Lama Tibet dan pengungsi dari Chogyam Trungpa Rincpoche dan Akong Rinpoche.Berdiri gerakan Buddhis seperti tradisi baru Kadampa (New Kadampa Tradition), Friends of Western Buddhist Order, dan Soka Gakkai International.

Perkembangan Agama Buddha di Slovena 

Agama Buddha diakui di Slovena dengan terdaftarnya organisasi Buddhist seperti Buddhist Congregeration Dharmaling di kantor agama Slovena pada tahun 2003. Sekte yang berkembang disana adalah Mahayana, dan Vajrayana dengan candi di Ljubljana di ibukota Slovena.

Perkembangan Agama Buddha di Slowakia 

Buddhisme tidak secara resmi di akui di slowakia namun terdapat penganut BuddhaTheravada, Zen, Vajrayana. Kurangnya dukungan pemerintah membuat agama Buddha kurang berkembang di negara ini. Sebagian besar hanyalah dari kaum imigran-imigran.

Perkembangan Agama Buddha di Swedia 

Buddhisme di Swedia dpraktikan oleh orang-orang Thailand, Cina dan Vietnam. Terdapat Vihara gaya Thailand di Fredika, Swedia Utara, pavilion thailand di Jamtland di pusat Swedia.       

Perkembangan Agama Buddha di Swiss 

Pada tahun 1977 di Mont-Pelerin didirikan Vihara dan pusat studi bagi bhiukkhu, bhiukkhuni, dan umat awam di Eropa oleh Ghese Rabten. Pada tahun 1978 didirikan Uni Buddha Swiss (The  Swiss Buddhist Union) oleh Bhiukkhu Kusalananda (Mikro Friba) dari Vihara Ceko. Buddhisme di Swiss seperti gaya dianut oleh imigran dari Thailand. Terdapat Vihara Tibet Institute Rikon di Zell-Rikon im Tosstal, Lembah Toss di kanton Zurich.

Perkembangan Agama Buddha di Ukraina 

Buddhisme masuk ke Ukrania dengan datangnya imigran dari Vietnam pada abad ke 19 sampai ke 20. Sekte yang berkembang adalah Zen, Niciren dan Vajrayana.

Perkembangan Agama Buddha di Austria 

Pada akhir abad ke 19 Buddhisme masuk ke Austria dengan tertariknya seniman dan intelektual kekaisaran Australia-Hungaria yaitu Arthur Schopenhauer dan righard Wagner. Karl Eugen Neumann menjadi penganut agama Buddha setelah bertemu Wagner pada tahun 1884, dengan menterjemahkan pali kanon ke bahasa Jerman. Pada tahun 1913 Arthur Fitz dari Graz merupakan orang Austria pertama yang di tahbis sebagai Bikkhu Sono. Pada tahun 1923 terdapat “Buddhist Society” di Vienna, dan Austria yang berpartisipasi dalam kongres Buddhist International di Paris pada tahun 1937. Buddhisme mengalami kemunduran dengan adanya rezim fascist, den gereja katolik pada tahun 1933-1938, penakhlukan Hitler di Austria dan adanya perang dunia II. Pada tahun 1949 Buddhisme mulai berkembang lagi. Pada tahun 1970 berdiri pusat Buddhist di Wina yaitu Dannebergergpats sebagai pusat latihan dan pembentukan Asosiasi Buddhis pertama di Wina. Datang Kosho Otani dari Sekte Jodo Shinsu, Hemaloka Thero, Ghese Rabten dan Dalai Lama ke-14. Pada tahun 1979 Genro Koudela ditahbiskan sebagai pengikut Zen di California oleh Joshu Sasaki, kemudian kembali ke Wina untuk mendirikan ”Budhidharma Zendo” pusat kegiatan Buddhist di Fleischmarkt di Wina menjadi pusat kegiatan Zen,Kagyu dan Theravada. Agama Buddha di Austria diakui pada tahun 1983, sehinga didirikan “Stupa Perdamaian” di sunagai Danubi serta adanya pusat kegiatan Letzehof dengan sekte Geluk-pa yang dibuka di Vorarlberg. Vanja Palmers seorang Bhiukkhu Zen Jepang  (soto) dan Burder David Steindl-Rast mendirikan pusat kegiatan di Salzburg. Pada tahun 1993 didirikan pusat kegiatan Theravada Burma di negara bagian selatan.

Pada tahun 1993, 1998 dan 2000 Dalai Lama mengunjungi kota Garz untuk berceramah dan membicarakan perdamaian dunia. Pengakuan Buddhisme di Austria mempengaruhi dijadikanya agama Buddha sebagi mata pelajaran di sekolah-sekolah Austria sejak 1993.

Perkembangan Agama Buddha di Belanda 

Pengaruh buddhisme di Belanda diperkirakan pada tahun 1651, 1843 dan 1878 berdasarkan buku-buku tentang Buddhisme dalam bahasa Belanda. Studi terhadap Buddhisme di Belanda, yaitu;
  1. Pertama dilakukan dengan pengangkatan Hendrik Kern sebagai professor pertama bahasa Sansekerta di Universitas Leinden bersama  Emile Snart menyatakan Buddha sebagai tokoh legendaries atau pahlawan yang mewakili matahari.
  2. Studi selanjutnya dilakukan oleh Jacob Speyer (1849-1913) yang menterjemahkan teks Mahayana dan Jakamala.
  3. Jean Plilippe Vogel (187-1958) terkenal sebagai arkeolog yang menyatakan bahwa kasia merupakan kusinara, dan melakukan investigasi terhadap Candi Borobudur.
Setelah perang dunia II muncul kaum Theosofi yang mempengaruhi berdirinya organisasi Buddhis di Belanda. Sekte yang berkembang di Belanda adalah:
  1. Zen dengan kelompoknya yang didirikan oleh Leo Boer dan Janwillem van de Wetering pada tahun 1986.
  2. Theravada yang dipelopori oleh pedagang Belanda Monshouwer untuk mendirikan Theravada Thailand pada tahun 1971 yang didukung Duta Besat Thailand Sompong Sucharitkul.
  3. Vajrayana (Tibet) yang dipelopori oleh Han de Wit pada tahun 1977 dengan menjadi pengikut Kagru Lama Chagyam Trungpa yang mendirikan pusat kegiatan di Amsterdam.
Sejak tahun 1971 penganut Buddhisme di Belanda meningkat dan pada 1990 banyak didirikan pusat kegiatan Buddhist dari sekte Vajrayana, Theravada dan Zen.

Perkembangan Agama Buddha di Eropa Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Vanya Dika

0 komentar:

Post a Comment

Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih