28 March 2016

Pengertian Metode Tugas dan Resitasi Menurut Para Ahli

Pengertian Metode Tugas dan Resitasi Menurut Para Ahli. Metode tugas dan resitasi adalah suatu cara penyajian pelajaran dengan cara guru memberi tugas tertentu kepada siswa dalam waktu yang telah ditentukan dan siswa mempertanggungjawabkan tugas yang dibebankan kepadanya (Moh. Uzer Usman, 1993: 125).

Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain (2002: 98) menyatakan bahwa metode tugas dan resitasi adalah metode penyajian bahan dimana guru memberikan tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan belajar. Tugas dan rersitasi merangsang siswa untuk aktif belajar baik secara individu maupun kelompok. Adapun langkah-langkah yang harus diikuti dalam penerapan metode tugas dan resitasi adalah sebagai berikut:
  1. Fase pemberian tugas
  2. Fase pelaksanaan tugas.
  3. Fase mempertanggungjawabkan tugas
Agar metode ini dapat berhasil mencapai tujuan pengajaran yang baik, maka ada beberapa faktor yang harus diingat, yaitu:
  1. Materi pelajaran yang akan dilatihkan dengan metode ini harus bermakna.
  2. Metode ini jangan sampai menimbulkan verbalisme.
  3. Latihan atau tugas diberikan secara sistematis dan teratur.
  4. Buatlah suasana kelas gembira atau santai.
  5. Buatlah pertanyaan yang tidak saja menggali fakta tetapi juga yang meminta penalaran atau logika dan pemikiran
Pengertian Metode Tugas dan Resitasi Menurut Para Ahli
Metode Resitasi

 Kelebihan Metode Tugas dan Resitasi

Setiap metode belajar memiliki kelebihan yang dapat dimanfaatkan oleh guru untuk mengembangkan potensi dari peserta didik. Adapun kelebihan dari metode tugas dan resitas adalah sebagai berikut:
  1. Lebih merangsang siswa dalam melakukan aktivitas belajar individual ataupun kelompok.
  2. Dapat mengembangkan kemandirian siswa diluar pengawasan guru.
  3. Dapat membina tanggung jawab dan disiplin siswa.
  4. Siswa bersungguh-sungguh mempelajari materi pelajaran karena mereka akan ditanyai tentang materi tersebut.
  5. Dengan pertanyaan-pertanyaan dari guru akan memperkuat asosiasi.
  6. Dapat mengembangkan kreatifitas siswa.
  7. Memperkuat kepercayaan diri akan kemampuan bila siswa mampu menjawab pertanyaan dari guru.
  8. Memupuk kesiapan pengetahuan yang dimiliki siswa.

Kelemahan Metode Tugas dan Resitasi

Selain kelebihan setiap metode pembelajaran pasti memiliki kelemahan. Adapun kekurangan tugas dan resitasi, yaitu:
  1. Pekerjaan siswa sulit dikontrol.
  2. Khusus untuk tugas kelompok, tidak jarang yang aktif mengerjakan dan menyelesaikannya adalah anggota tertentu saja, sedangkan anggota lainnya tidak berpartisipasi.
  3. Tidak mudah memberikan tugas dengan perbedaan individu siswa.
  4. Sering memberikan tugas yang monoton dapat menimbulkan kebosanan siswa.
  5. Siswa hanya akan belajar jika ada perintah dari guru.
  6. Ada suasana takut dari siswa bila akan menghadapi metode ini, khususnya bagi siswa yang tidak siap.
Kegiatan interaktif dan edukatif merupakan suatu kegiatan yang didalamnya terjadi komunikasi dua arah antara guru dan siswa yang diikat oleh suatu tujuan. Dengan banyaknya kegiatan edukatif disekolah dalam usaha meningkatkan mutu dan frekuensi pelajaran, maka banyak menyita waktu siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar tersebut. Untuk mengatasi hal itu, guru memberikan tugas-tugas diluar jam pelajaran. Metode tugas dan resitasi dapat dimanfaatkan guru untuk menekan kelemahan dari pada materi yang banyak dengan keterbatasan waktu pengajaran di sekolah.

Referensi:

Muh. Uzer Usman dan Lilis Setiawati, 1993. Upaya Optimalisasi Kegiatan Belajar Mengajar. Bandung: Rosyda Karya.Syaiful Bahri dan Aswan Zain, 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta

Pengertian Metode Tugas dan Resitasi Menurut Para Ahli Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Arya Cakka

0 komentar:

Post a Comment

Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih