30 March 2016

Pengertian Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) Menurut Para Ahli

Pengertian Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) Menurut Para Ahli. Berbagai perkembangan pembelajaran di dalam dunia pendidikan membuat semua guru berlomba untuk meningkatkan kualitas pendidikan sesuai harapan yang didingiinkan pada tujuan pembelajaran yang hendak di capai. Namun setiap perkembangan tentuya memiliki dua sisi yang hendaknya kita tekan agar kemungkinan-kemungkinan dari penurunan kualitas pendidikan tidak terjadi. Salah satu pembelajaran yang saat ini masih tetap dipandang bagus dan memiliki kualitas untuk tetap diterapkan adalah pembelajaran langsung (direct intructin). Agar lebih jelas tentang pembelajaran langsung mari kita simak bersama di bawah ini.

Pengertian Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)

Menurut Roy Killen (dalam Sanjaya, 2010: 299) menamakan pembelajaran langsung ini dengan istilah pembelajaran ekspositori, karena dalam pembelajaran ini materi pelajaran disampaikan langsung oleh guru, siswa tidak dituntut untuk menemukan materi itu, materi pelajaran seakan-akan sudah jadi.

Menurut Sanjaya (2010: 299) pembelajaran langsung merupakan bentuk dari pendekatan pembelajaran yang berorientasi kepada guru (teacher centered approach). Dikatakan demikian karena dalam pembelajaran ini guru memegang peran yang sangat dominan.Melalui pembelajaran ini guru menyampaikan materi pembelajaran secara terstruktur dengan harapan materi pelajaran yang disampaikan itu dapat dikuasai siswa dengan baik.

Pengertian Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) Menurut Para Ahli
Direct Instruction
Pelaksanaan pembelajaran langsung didasarkan pada kelima fase di atas. Adapun rincian setiap fase di atas adalah sebagai berikut: 

Fase 1: Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa

Guru mengawali pelajaran dengan menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan berlangsung dan mempersiapkan siswa untuk memasuki materi selanjutnya dengan mengingatkan kembali tentang materi sebelumnya yang berhubungan dengan materi yang akan dipelajari. Fase ini dilakukan untuk memberikan motivasi pada siswa untuk berperan penuh dalam proses pembelajaran.

Fase 2 : Mendemonstrasikan pengetahuan dan ketrampilan

Guru menyampaikan materi yang akan disajikan. Pada fase ini guru hendaknya memberikan informasi yang jelas dan spesifik kepada siswa, sehingga memperoleh dampak yang positif terhadap proses belajar siswa. 

Fase 3: Membimbing pelatihan

Pada fase ini guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan pelatihan. 

Fase 4: Mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik

Dalam pelatihan yang dilakukan pada fase 3 di atas, guru akan mendapatkan masukan atau umpan balik tentang keberhasilan siswa.

Fase 5 : Memberikan latihan penerapan konsep

Setelah fase mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik, guru perlu selalu mencoba memberikan kesempatan pada siswa untuk menerapkan pengetahuan dan ketrampilan yang dipelajarinya dalam kehidupan nyata.

Kelebihan dari pembelajaran langsung

Kelebihan dari pembelajaran langsung, antara lain:
  • Relatif banyak materi yang bisa disampaikan
  • Untuk hal-hal yang sifatnya prosedural, pembelajaran ini akan relatif lebih mudah diikuti.

Kekurangan dari pembelajaran langsung

Kekurangan dari pembelajaran langsung, antara lain:
  • Jika terlalu dominan pada ceramah, siswa akan cepat bosan
Demikianlah informasi seputar pembelajaran langsung. Simak terus dan pantau blog ini dengan artikel-artikel yang update mengikuti perkembangan dunia pendidikan dan penelitian.

Pengertian Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) Menurut Para Ahli Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Arya Cakka

0 komentar:

Post a Comment

Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih