10 October 2016

Langkah‐Langkah Metode Pembelajaran Project Based Learning Menurut Para Ahli

Langkah‐Langkah Metode Pembelajaran Project Based Learning Menurut Para Ahli. Hal-hal yang perlu dipersiapkan oleh pelatih dengan metode Project Based Learning antara lain: menentukan materi pembelajaran dengan pemilihan masalah yang nyata, menyusun daftar keinginan peserta didik agar proses pembelajaran menyenangkan, merancang penyajian masalah untuk dapat memandu peserta didik, merancang penyajian masalah untuk dapat memandu peserta didik, menenukan alokasi waktu dan jadwal pembelajaran, mengorganisasikan kelompok-kelompok belajar, merancang sumber belajar, merancang lingkungan belajar, dan merancang format penilaian proses dan hasil belajar.

Langkah‐Langkah Metode Pembelajaran Project Based Learning Menurut Para Ahli
Peran pendidik dalam pembelajaran metode Project Based Learning adalah sebagai pengendali proses pembelajaran. Pendidik bertindak sebagai penjaga waktu, menengahi konflik antar peserta didik, mendorong terjadinya kerjasama dan dinamika kelompok. Pengamat perilaku kelompok dalam proses pembelajaran. Pendidik mendorong terjadinya interaksi kelompok dan keberanian menyampaikan pendapat, mendorong peserta didik mengembangkan dan menghayati kemampuannya dan menyadari kelemahannya.

Langkah‐Langkah Metode Pembelajaran Project Based Learning

Adapun langkah‐langkah metode pembelajaran Project Based Learning adalah sebagai berikut:
  1. Peserta didik dibagi dalam kelompok‐kelompok kecil dan masing masing kelompok melaksanakan proyek nyata (connecting theproblem).
  2. Masing‐masing kelompok diberikan penjelasan tentang tugas dan tanggung jawab (setting the structure) yang harus dilakukan oleh kelompoknya dalam praktik.
  3. Peserta didik di masing‐masing kelompok berusaha maksimal untuk mengidentifikasikan masalah bisnis (visiting the problem) yang dihadapi sesuai pengetahuan yang dimiliki; (a). mengidentifikasi masalah dengan seksama untuk menemukan inti problem bisnis yang sedang dihadapi dan (b) mengidentifikasi cara untuk memecahkan masalah.
  4. Peserta didik dimasing‐masing kelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku, pedoman dan sumber lain) atau bertanya pada pakar yang mendampingi untuk mendapatkan pemahaman tentang masalah (re‐visiting the problem).
  5. Berbekal informasi yang diperoleh peserta didik saling bekerjasama dan berdiskusi dalam memahami masalah dan mencari solusi (produce the product) terhadap masalah dihadapi dan langsung diaplikasikan. Pelatih bertindak sebagai pendamping.
  6. Masing‐masing kelompok mensosialisasikan pengalaman dalam memecahkan masalah kepada kelompok lainnya untuk mendapatkan masukan dan penilaian (evaluation) dari kelompok lainnya.
Langkah‐langkah pembelajaran dengan metode project based learning menurut pendapat Delise (1997:27‐35) bahwa terdapat 6 langkah sebagai berikut:
  1. Connecting with the problem. Pelatih memilih, merancang dan menyampaikan masalah yang dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik, terkait dengan masalah.
  2. Setting up the structure. Setelah peserta didik telah terlibat dengan masalah, pendidik menciptakan struktur untuk bekerja melalui masalah yang dihadapi. Struktur ini akan memberikan rancangan tugas‐tugas yang harus dilakukan oleh peserta didik. Struktur menjadi kunci dari keseluruhan proses bagaimana peserta didik latihan berfikir melalui situasi nyata dan mencapai solusi yang tepat.
  3. Visiting the problem. Pendidik fokus pada ide‐ide yang dimiliki peserta didik pelatihan bagaimana menyelesaikan masalah. Fokus tersebut diarahkan untuk menghasilkan fakta dan daftar item yang membutuhkan klarifikasi lebih lanjut.
  4. Revisiting the problem. Setelah peserta didik dalam kelompok kecil telah menyelesaikan tugas mandiri, mereka harus segera bergabung kembali dalam kelas untuk menemukan kembali masalah‐masalah tersebut. Pendidik pertama‐tama meminta kelompok kecil untuk melaporkan hasil pengamatan mereka. Pada saat itu pendidik menilai sumber yang mereka pakai sebagai referensi, waktu yang digunakan, dan efektivitas rencana tindakan yang akan dilakukan.
  5. Producing a product/performance. Membuat hasil pemecahan masalah yang disampaikan kepada pendidik untuk dievaluasi tentang mutu isi dan penguasaan skill mereka.
  6. Evaluating performance and theproblem. Pendidik meminta peserta didik untuk mengevaluasi hasil kerja (performance) dari kajian masalah dan alternatif solusi yang diajukan.

Langkah‐Langkah Metode Pembelajaran Project Based Learning Menurut Para Ahli Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Patmasari Kumala

0 komentar:

Post a Comment

Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih