08 October 2016

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli. Budaya merupakan suatu hasil karya cipta dan olah pikir manusia yang diwujudkan dalam bentuk gagasan, aktivitas dan artefak (kebendaan) kebudayaan pada setiap kelompok masyarakat tertentu memiliki suatu ciri dan keunikan tertentu yang membedakanya denga kebudayaan dari kelompok masyarakat yang lain. Secara etimologi budaya yang dalam bahasa inggris disebut culture berasal dari Bahasa Latin yaitu Colere yang memiliki arti mengerjakan tanah, mengolah, memelihara ladang.

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

Istilah kebudayaan yang kita kenal di Indonesia berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal, dan diartikan sebagai segala hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

Untuk lebih jelasnya akan dipaparkan beberapa pendapat para ahli mengenai kebudayaan diantaranya: 

1. Edward B. Taylor 

Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adapt istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat.

2. R. Linton 

Kebudayaan adalah konfigurasi tingkah laku yang dipelajari dan hasil tingkah laku, yang unsur pembentukanya didukung dan diteruskan oleh anggota masyarakat tertentu. 

3. W.H. Kelly dan C. Klockhohn 

Kebudayaan adalah pola hidup yang tercipta dalam sejarah, yang eksplisit, implisit, rasional, irasional, dan nonrasional, yang terdapat pada setiap waktu sebagai pedoman yang potensial bagi tingkah laku manusia. 

4. William H. Haviland 

Kebudayaan adalah seperangkat peraturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang jika dilaksanakan oleh para anggotanya akan melahirkan perilaku yang dipandang layak dan dapat di terima oleh semua masyarakat. 

5. Koentjaraningrat 

Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan relajar. Menurut Koentjaraningrat ada tujuh unsur kebudayaan universal, yaitu: sistem religi, sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial, sistem pengetahuan, bahasa, kesenian, sistem mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi, dan sistem peralatan hidup atau teknologi.

6. Ki Hajar Dewantara 

Kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai. 

7. J.J. Hoenigman (dalam Wiranata, 2011: 103)

Secarawujudnya kebudayaan dibedakan menjadi tiga,yaitu: gagasan (wujud ideal), aktivitas (tindakan), dan artefak (karya).
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut. 
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan. 
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan. 
Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.

Setiap kelompok masyarakat memiliki ciri dan keunikan budaya nya sendiri. Ciri dan keunikan yang berbeda ini merupakan identitas bagi suatu kelompok masyarakat yang membedakanya dengan masyarakat lainya. Di lain hal, perbedaan kebudayan yang ada pada setiap kelompok masyarakat bukan lah menjadi suatu pemisah bagi suatu kelompok masyarakat dengan masyarakat lainya untuk saling berinteraksi dan membaur tanpa harus meninggalkan nilai-nilai kebudayaan yang masing-masing mereka miliki. 

Seiring perkembangan zaman dan semakin pesatnya perkembangan teknologi secara perlahan tantpa disadari bentuk-bentuk kebudayaan lama mulai ditinggali bahkan oleh masyarakatnya sendiri sehingga tradisi yang dulunya dianggap suatu keharusan bahkan pada saat sekarang ini menjadi suatu yang aneh dan dianggap bagi masyarakat generasi modern sakarang ini.

Namun disisi lain, hal ini menjadi daya tarik bagi masyarakat modern untuk dipelajari dan diteliti atau sekedar menikmati keunikan bentuk kebudayaan tradisional yang masih bertahan ditengah arus modernisasi. Sehingga dengan demikian hal ini menjadikan kebudayaan sebagai salah satu dari bentuk aktifitas wisata dengan menyuguhkan segala bentuk keunikan dari kebudayaan sebagai atraksi wisata.

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Patmasari Kumala

0 komentar:

Post a Comment

Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih