08 October 2016

Pengertian Dinamika Kebudayaan Menurut Para Ahli

Pengertian Dinamika Kebudayaan Menurut Para Ahli. Manusia dan kebudayaan merupakan suatu sekatuan yang tidak dapat dipisahkan, karena manusia adalah pendukung keberadaan suatu kebudayaan. Kebudayaan pada suatu masyarakat harus senantiasa memiliki fungsi yang dapat menunjang pemenuhan kebutuhan bagi para anggota pendukung kebudayaan. Kebudayaan harus dapat menjamin kelestarian kehidupan biologis, memelihara ketertiban, serta memberiran motivasi kepada pendukungnya agar dapat terus bertahan hidup dan melakukan kegiatan untuk kelangsungan hidup.
Pengertian Dinamika Kebudayaan Menurut Para Ahli

Tidak ada kebudayaan yang bersifat statis. Setiap individu dan setiap generasi melakukan penyesuaian-penyesuaian dengan semua desain kehidupan sesuai dengan kepribadian mereka dan sesuai dengan tuntutan zamannya. Terkadang diperlukan banyak penyesuaian dan banyak tradisi masa lampau yang ditinggalkan karena tidak sesuai dengan tuntutan zaman baru. Generasi baru tidak hanya mawariskan suatu edisi kebudayaan baru, melainkan suatu versi kebudayaan yang direvisi. 
Kebudayaan pun mengalami perubahan. Perubahan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. 

Pertama, perubahan yang disebabkan oleh perubahan dalam lingkungan alam misalnya, perubahan iklim, kekurangan bahan makanan, atau berkurangnya jumlah penduduk. Semua ini memaksa orang untuk beradaptasi. Mereka tidak dapat mempertahankan cara hidup yang lama, tetapi harus menyesuaikan diri terhadap situasi yang baru. 

Kedua, perubahan disebutkan oleh adanya kontak dengan suatu kelompok masyarakat yang memiliki norma-norma dan teknologi yang berbeda. Kontak budaya bisa terjadi secara damai, bisa juga tidak, bisa dengan sukarela, bisa juga dengan terpaksa, bisa bersifat timbal-balik, bisa juga secara sepihak. 

Ketiga, perubahan yang terjadi karena discovery (penemuan) dan invention (penciptaan bentuk baru). Menurut Pasurdi Suparlan (dalam Rafael 2007 : 51) Discovery adalah suatu bentuk penemuan baru yang merupakan persepsi mengenai hakikat suatu gejala atau hakikat hubungan antara dua gejala atau lebih. Discovery biasanya membuka pengetahuan baru tentang sesuatu yang pada dasarnya sudah ada. Misalnya penemuan bahwa bukan matahari yang mengelilingi bumi, melainkan bumilah yang mengelilingi matahari membawa perubahan besar dalam pemahaman manusia tentang alam semesta. Invention adalah penciptaan bentuk baru dengan mengkombinasikan kembali pengetahuan dan materi-materi yang ada. Misalnya penciptaan mesin uap, satelit,dan sebagainya. 

Keempat, perubahan yang terjadi karena suatu masyarakat atau suatu bangsa mengadopsi beberapa elemen kebudayaan material yang telah dikembangkan bangsa lain ditempat lain. Pengadopsian elemen-elemen yang bersangkutan dimungkinkan oleh apa yang disebut difusi, yakni proses persebaran unsure-unsur kebudayaan dari masyarakat yang satu ke masyarakat yang lain melalui difusi, misalnya teknologi computer yang dikembangkan oleh bangsa barat diadopsi oleh berbagai bangsa didunia. Gejala ini menunjukkan adanya interdependensi erat antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lainnya. Pengadopsian semacam ini membawa perubahan-perubahan sosial secara mendasar, karena elemen kebudayaan material semacam computer, mobil, televisi dan lainnya itu bisa mengubah seluruh sistem organisasi sosial. 

Kelima, perubahan yang terjadi karena suatu bangsa memodifikasi cara hidupnya dengan mengadopsi suatu pengetahuan atau kepercayaan baru, atau karena perubahan dalam pandangan hidup dan konsepsinya tentang realitas. Perubahan ini biasanya berkaitan dengan munculnya pemikiran atau konsep baru dalam bidang filsafat, ilmu pengetahuan dan agama. Kebudayaan dan peradaban bangsa-bangsa modern dibentuk langsung olej ilmu modern. Begitu pula munculnya suatu agama membawa perubahan dalam seluruh karakter suatu kebudayaan, sebagaimana tampak dalam transformasi peradaban kuno oleh agama Kristen, dan transformasi masyarakat bangsa Arab oleh agama Islam. Dalam contoh tersebut para Nabi dan reformator religious memiliki suatu pandangan baru tentang realitas kehidupan. 

Berikut ini beberapa pendapat ahli mengenai definisi kebudayaan yakni : 

Sir Edward B. Taylor (dalam Rafael Raga Maran 2007 : 26) Taylor menggunakan kata kebudayan untuk menunjuk “keseluruhan kompleks dari ide dan segala sesuatu yang dihasilkan manusia dalam pengalaman historisnya.” Termasuk disini ialah pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hokum, kebiasaan, dan kemampuan serta perilaku lainnya yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat. 

Robert H. Lowie (dalam Rafael Raga Maran 2007 : 26) kebudayaan adalah segala sesuatu yang diperoleh individu dari masyarakat mencakup kepercayaan, adat-istiadat, norma-norma, kebiasaan merupakan keahlian yang diperoleh bukan karena kreativitasnya sendiri melainkan merupakan warisan masa lampau yang didapat melalui pendidikan formal atau informal. 

Clyde Kluckhohn (dalam Rafael Raga Maran 2007 : 26) mendefinisikan “kebudayaan sebagai total dari cara hidup suatu bangsa, warisan sosial yang diperoleh individu dari grupnya.” 

Gillin (dalam Rafael Raga Maran 2007 : 26) beranggapan bahwa “kebudayaan terdiri dari kebiasaan-kebiasaan yang berpola dan secara fungsional saling bertautan dengan individu tertentu yang berbentuk grup-grup atau kategori sosial tertentu.”

Keesing (dalam Rafael Raga Maran 2007 : 26) mengemukakan kebudayaan adalah “totalitas pengetahuan manusia, pengalaman yang terakumulasi dan yang ditransmisikan secara sosial” atau singkatnya “kebudayaan adalah tingkah laku yang diperoleh melalui proses sosialisasi.” 

Koentjaraningrat (dalam Rafael Raga Maran 2007 : 26) “kebudayaan adalah keseluruhan system gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.” 

Parsudi Suparlan (dalam Atang Abdul Hakim dan Jaih Mubarok 2000 : 28) menjelaskan bahwa kebudayaan adalah serangkaian aturan-aturan, petunjuk-petunjuk, resep-resep, rencana-rencana dan strategi-strategi yang terdiri atas serangkaian model-model kognitif yang dimiliki manusia dan yang digunakan secara selektif dalam menghadapi lingkungannya sebagaimana terwujud dalam tingkah laku dan tindakan-tindakannya. 

Menurut Soerjono Soekanto (dalam Atang Abdul Hakim dan Jaih Mubarok 2000 : 29) rasa yang meliputi jiwa manusia, mewujudkan segala kaidah-kaidah dan nilai-nilai sosial yang perlu untuk mengatur masalah-masalah kemasyarakatan dalam arti luas. Agama, ideologi, kebatinan, dan kesenian yang merupakan hasil jiwa ekspresi manusia yang hidup sebagai anggota masyarakat termasuk didalamnya. Cipta merupakan kemampuan mental, kemampuan berfikir orang-orang yang hidup bermasyarakat yang antara lain menghasilkan filsafat serta ilmu pengetahuan. Cipta bisa berbentuk teori murni dan bisa juga telah tersusun sehingga dapat langsung diamalkan oleh masyarakat. Rasa dan cinta dinamakan pula sebagai kebudayaan Rohaniah. Semua karya, rasa, dan cipta semua dikuasai oleh karya orang-orang yang menentukan kegunaannya agar sesuai dengan kepentingan sebagian besar atau seluruh masyarakat. 

Dari definisi yang dijabarkan oleh para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa pengertian kebudayaan yang mana akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi system idea tau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat. Kebudayaan juga dapat digambarkan untuk melukiskan cara khas manusia beradaptasi dengan lingkungannya, yakni cara manusia manusia membangun alam guna memenuhi keinginan-keinginan serta tujuan-tujuan dalam kehidupannya.

Pengertian Dinamika Kebudayaan Menurut Para Ahli Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Patmasari Kumala

0 komentar:

Post a Comment

Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih