08 November 2016

Pengertian Pendidikan Karakter Menurut Para Ahli

Pengertian Pendidikan Karakter Menurut Para Ahli. Karakter yang kuat adalah sesuatu yang sangat penting yang memberikan kemampuan kepada manusia untuk hidup bersama dalam kedamaian serta membentuk dunia yang dipenuhi dengan kebaikan dan kebajikan, yang bebas dari kekerasan dan tindakan-tindakan tidak bermoral.

Individu yang berkarakter yang baik adalah individu yang dapat membuat keputusan dan siap mempertanggung jawabkan setiap akibat dari keputusannya. Karakter dapat dianggap sebagai nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, adat istiadat dan estetika.

Baca juga:
Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter

Pengertian Pendidikan Karakter Menurut Para Ahli

Pendidikan Karakter menurut Abourjilie (2006, hlm. 2) adalah:
Character Education is a national movement creating schools that foster ethical, responsible, and caring young people by modeling and teaching good character through an emphasis on universal values ... At its best, character education integrates positive values into every aspect of the school day. (Gerakan nasional dalam menciptakan sekolah yang mendorong etika, bertanggung jawab, dan kepedulian pemuda dengan cara pemodelan dan mengajarkan karakter yang baik melalui penekanan pada nilai-nilai universal ... sehingga, pendidikan karakter mengintegrasikan nilai-nilai positif ke setiap aspek keseharian sekolah).

Berdasarkan pemaparan tersebut, pendidikan karakter bukan sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah, lebih dari itu, pendidikan karakter menanamkan kebiasaan (habituation) tentang hal mana yang baik sehingga siswa menjadi paham (kognitif) tentang mana yang benar dan salah, mampu merasakan (afektif) nilai yang baik dan biasa melakukannya (psikomotor). Penerapan pendidikan karakter secara sistematis dan berkelanjutan menjadikan seorang anak cerdas emosinya. Kecerdasan emosi ini akan menjadi bekal penting dalam mempersiapkan anak/remaja menyongsong masa depan. Sebab, seseorang yang cerdas emosi akan lebih mudah dan berhasil menghadapi segala macam tantangan kehidupan, termasuk tantangan akademis di sekolah.

Satuan pendidikan sebenarnya selama ini sudah mengembangkan dan melaksanakan nilai-nilai pembentuk karakter melalui program operasional satuan pendidikan masing-masing. Hal ini merupakan prakondisi pendidikan karakter pada satuan pendidikan, yang untuk selanjutnya diperkuat dengan 18 nilai karakter hasil kajian empirik pusat kurikulum tahun 2009 yang bersumber dari agama, pancasila, budaya, dan tujuan pendidikan nasional, yaitu: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat (komunikatif), cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab (Puskur. 2009, hlm. 9-10).

Menurut Gultom (2013, hlm. 65) pendidikan karakter sebaiknya ditanamkan sejak usia dini, agar nilai-nilai karakter terinternalisasi secara mendalam, karena pada masa pendidikan anak usia dini dan pendidikan dasar merupakan periode emas untuk menanamkan nilai nilai karakter. Selain itu pendidikan karakter juga harus dilaksanakan secara berkesinambungan dan bersinergi antara lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Dengan demikian diharapkan tujuan dari pendidikan karakter dapat tercapai dengan baik.

Pengertian Pendidikan Karakter Menurut Para Ahli Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Patmasari Kumala

0 komentar:

Post a Comment

Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih