08 November 2016

Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter Menurut Para Ahli

Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter Menurut Para Ahli. Implementasi strategi pendidikan karakter di sekolah dapat dilakukan melalui model pendidikan holistik dan pendidikan integratif. Model pendidikan holistik (holistic education) mencakup 3 (tiga) ranah, yaitu metode knowing the good, feeling the good, dan acting the good. Knowing the good berupa transfer pengetahuan (kognitif) tentang hal-hal baik. Setelah knowing the good harus ditumbuhkan feeling and loving the good, yakni bagaimana merasakan dan mencintai kebajikan menjadi penggerak yang bisa membuat orang senantiasa mau berbuat sesuatu kebaikan sehingga tumbuh kesadaran mau melakukan perilaku kebajikan, karena kecintaannya pada perilaku kebajikan itu. Setelah terbiasa melakukan kebajikan, maka acting the good yang berupa tindakan-tindakan nyata untuk dibiasakan dalam aktivitas sehari-hari.
Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter Menurut Para Ahli

Model pendidikan terintegrasi dilakukan dengan mengintegasikan nilai-nilai karakter pada kompetensi-kompetensi mata siswaan. Menurut (Puskur. 2009, hlm. 26) Implementasi nilai-nilai karakter dapat dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran/KBM, pengembangan budaya sekolah, dan ekstra kurikuler. Misalnya:

1. Kegiatan Pembelajaran/Belajar Mengajar (KBM). Untuk menumbuhkan nilai karakter rasa ingin tahu melalui kegiatan observasi, meningkatkan keterampilan berkomunikasi yang efektif dengan kegiatan diskusi dan presentasi, mengembangkan berfikir kritis dengan kegiatan penelitian sederhana, dsb.

2. Budaya Sekolah. Untuk menumbuhkan karakter keimanan melalaui doa awal dan akhir siswaan, dan/atau sholat berjamaah, meningkatkan sikap dan perilaku rasa hormat/respek dengan membiasakan berjabatan tangan dan mengucap salam secara santun, untuk karakter peduli lingkungan dengan membiasakan menjaga kebersihan kelas dan membuang sampah di tempatnya, dsb.

3. Kegaiatan ekstra kurikuler: pramuka, olah raga, karya ilmiah, seni, Palang Merah Remaja (PMR), dsb. Untuk mengembangkan kecakapan kerjasama dan jiwa sportif melalui bermain olah raga, peduli kemanusiaan dengan PMR donor darah, peduli sosial dengan bahti sosial-bantuan bencana, dsb.

Pendidikan karakter merupakan bagian dari pembelajaran secara keseluruhan. Nilai-nilai dari pendidikan karakter merupakan bagian dari kompetensi yang ingin dicapai dalam kegiatan pembelajaran.

Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter Menurut Para Ahli Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Patmasari Kumala

0 komentar:

Post a Comment

Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih