11 November 2016

Tipe-Tipe Hasil Belajar Menurut Para Ahli

Tipe-Tipe Hasil Belajar Menurut Para Ahli. Pendidikan sebagai usaha untuk mencetak generasi muda penerus bangsa tentunya tidak terlepas dari kegiatan belajar mengajar disekolah maupun di lingkungan sekitar. Nana Sudjana (1995: 22-24) mengungkapkan dalam sistem dunia pendidikan nasional rumusan tujuan pendidikan, baik tujuan kurikulum maupun tujuan instruksional, menggunakan klasifikasi hasil belajar dari Benyamin Bloom yang secara garis besar dibagi menjadin tiga ranah antara lain:

A. Ranah Kognitif

Pada ranah kognitif terdapat beberapa tipe hasil belajar di antaranya adalah:

1. Tipe hasil belajar pengetahuan

Tipe hasil belajar pengetahuan termasuk kognitif tingkat rendah yang paling rendah. Namun, tipe hasil belajar menjadi prasat bagi tipe hasil belajar berikutnya. Hal ini berlaku bagi semua bidang studi. Pengetahuan merupakan kemampuan untuk mengingat materi pelajaran yang sudah dipelajari dari fakta-fakta.

2. Tipe hasil belajar pemahaman

Tipe hasil belajar yang lebih tinggi daripada pengetahuan adalah pemahaman. Dalam pemahaman dibagi menjadi tiga kategori, diantaranya yaiu:
  • Pemahaman penterjemah, yakni menterjemahkan materi verbal dan memahami pernyataan-pernyataan non verbal
  • Pemahaman penafsiran, yakni kemampuan untuk mengungkapkan pikiran suatu karya dan menafsirkan berbagai tipe dan sosial
  • Pemahaman ekstrapolasi, yakni kemampuan untuk mengungkapkan dibalik pesan tertulis dalam suatu keterangan atau lisan

    3. Tipe hasil belajar aplikasi

    Aplikasi adalah penggunaan abstrak pada situasi kongkrit atau situasi khusus. Abstraksi tersebut mungkin berupa ide, teori atau petunjuk teknis. Menerapkan abstraksi ke dalam situasi baru disebut aplikasi. Tahapan-tahapan dalam tipe belajar kognitif yakni:
    • Hafalan yaitu kemampuan siswa dalam menghafal pelajaran yang pernah diajarkan.
    • Pemahaman yaitu kemampuan siswa dalam menjelaskan dan mendefinisikan dengan lisan sendiri terhadap materi pelajaran yang telah dipelajarinya.
    • Penerapan yaitu kemampuan siswa dalam memberikan contoh serta menggunakan atau menerapkan dengan cepat apa yang ia dapat dari materi pelajaran yang telah dipelajarinya.
    • Analisis yaitu kemampuan siswa untuk mengidentifikasi unsur-unsur mengenai apa yang tersirat dan apa yang tersurat.
    • Sintesis yaitu kemampuan siswa untuk menyusun kembali unsureunsur sedemikian rupa sehingga terbentuk suatu keseluruhan yang baru.
    • Evaluasi yaitu kemampuan siswa untuk menilai, menimbang dan melakukan pilihan yang tepat atau mengambil suatu putusan.
    Tipe-Tipe Hasil Belajar Menurut Para Ahli

    B. Ranah Afektif

    Bidang afektif yang berkenan dengan sikap dan nilai. Tipe hasil belajar afektif tampak pada siswa dalam berbagai tingkah laku seperti atensi atau perhatian terhadap pelajaran, disiplin, motivasi belajar, menghargai guru dan teman sekelas, kebiasaan belajar dan lain-lain.

    Sekalipun pelajaran berisikan bidang kognitif, namun bidang afektif harus menjadi bagian integral dari bahan tersebut dan harus tampak dalam proses belajar dan hasil belajar yang dicapai siswa.

    Ada beberapa tingkatan bidang afektif sebagai tujuan dari hasil tipe belajar. Tingkatan tersebut dimulai dari yang paling sederhana sampai tingkat yang paling kompleks.
    1. Receiving/attending, yaitu kepekaan dalam menerima rangsangan (stimulus dari luar yang datang pada siswa)
    2. Responding atau jawaban, yaitu reaksi yang diberikan seorangterhadap stimulus yang datang dari luar.
    3. Valuing (penilaian), yakni kemampuan siswa dalam menerapkan norma yang berlaku dalam tingkah laku sehari-hari secara konsisten.
    4. Pengorganisasian/organisasi, yakni suatu pengembangan nilai ke dalam suatu sistem organisasi, termasuk menentukan hubungan satu nilai dengan nilai yang lain.
    5. Karakteristik nilai atau internalisasi nilai yakni keterpaduan dari semua sistem nilai yang telah dimiliki seseorang, yang mempengaruhi pola kepribadiannya dan tingkah laku.

    C. Ranah Psikomotorik

    Tipe hasil belajar bidang psikomotorik tampak dalam bentuk keterampilan, kemampuan bertindak individu. Dalam hal ini ada 6 tingkatan keterampilan, di antaranya yaitu:
    1. Gerakan refleks (keterampilan pada gerakan tidak sadar)
    2. Keterampilan pada gerakan-gerakan dasar
    3. Kemampuan perceptual termasuk di dalamnya membedakan visual, membedakan visual, membedakan auditif motorik dan lain-lain
    4. Kemampuan dibidang fisik, misalnya kekuatan, keharmonisan, ketepatan
    5. Gerakan-gerakan skill, mulai dari keterampilan sederhana sampai keterampilan yang kompleks
    6. Kemampuan yang berkenaan dengan non decursive komunikasi seperti gerakan ekspresif, interpretative
    Tipe hasil belajar yang dikemukakan di atas sebenarnya tidak berdiri sendiri, tapi selalu berhubungan satu sama lain bahkan ada dalam kebersamaan.

    Referensi:
    Nana Sudjana. 1995. Penilaian Hasil Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

    Tipe-Tipe Hasil Belajar Menurut Para Ahli Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Patmasari Kumala

    0 komentar:

    Post a Comment

    Dengan hormat,
    Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
    Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
    Terima kasih