10 January 2017

Pengertian Disiplin Menurut Para Ahli

Pengertian Disiplin Menurut Para Ahli. Disiplin adalah suatu kondisi yang tercipta dan terbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukkan nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, keteraturan dan ketertiban. Disiplin akan membuat seseorang tahu dan dapat membedakan hal-hal apa yang seharusnya dilakukan, yang wajib dilakukan, yang boleh dilakukan, yang tak sepatutnya dilakukan karena merupakan hal-hal yang dilarang.

Disiplin pada hakikatnya akan tumbuh dan terpancar dari hasil kesadaran manusia. Sebaliknya, disiplin yang tidak bersumber dari kesadaran hati nurani akan menghasilkan disiplin yang lemah dan tidak akan bertahan lama.
Baca juga: Kumpulan Teori dan Artikel Sikap Disiplin
Pengertian Disiplin Menurut Para Ahli
Disiplin
Conny Semiawan (2002: 90) mengungkapkan disiplin secara luas dapat diartikan sebagai semacam pengaruh yang dirancang untuk membantu anak mampu menghadapi tuntutan dari lingkungannya. Disiplin itu tumbuh dari kebutuhan untuk menjaga keseimbangan antara kecenderungan dan keinginan individu untuk berbuat sesuatu yang dapat dan ingin ia peroleh dari orang lain atau karena situasi kondisi tertentu, dengan batasan peraturan yang diperlukan terhadap dirinya atau lingkungan dimana ia hidup.

Disiplin adalah patuh terhadap suatu peraturan dengan kesadaran sendiri untuk terciptanya tujuan itu (Subari, 1994: 164) sedangkan menurut Amir Daien Indrakusuma menyebutkan bahwa disiplin merupakan kesediaan untuk mematuhi peraturan-peraturan dan larangan-larangan. Kepatuhan disini bukan hanya patuh karena adanya tekanan-tekanan dari luar, melainkan kepatuhan yang didasari oleh adanya kesadaran tentang nilai dan pentingnya peraturan-peraturan dan larangan tersebut (Amir Daien Indrakusuma, 1973: 142).

Sukarna (1992: 104) mengungkapkan bahwa disiplin adalah latihan pikiran, perasaan, kehendak dan watak, latihan pengembangan dan pengendalian perasaan, pikiran, kehendak dan watak untuk melahirkan ketaatan dan tingkah laku yang teratur.

Dari kata disiplin muncullah kata kedisiplinan. Dalam penelitian ini, disiplin mendapat tambahan awalan ke dan akhiran an (kedisiplinan). Menurut W.J.S Poerwadarminta (1997: 234) kedisiplinan berasal dari kata disiplin yang mendapat konfiks ka-an yang mempunyai arti latihan batin dan watak dengan maksud supaya segala perbuatannya selalu mentaati tata tertib. Pius A. Partanto, M. Dahlan Al Barry (2001: 121) mengungkapkan bahwa kedisiplinan adalah ketaatan terhadap aturan atau tata tertib. Berbeda dengan A.S. Moenir (1983: 181) mengungkapkan bahwa tata tertib berarti separangkat peraturan yang berlaku untuk menciptakan kondisi yang tertib dan teratur.16 Jadi kedisiplinan merupakan hal mentaati tata tertib disegala aspek kehidupan, baik agama, budaya, pergaulan, sekolah, dan lain-lain. Dengan kata lain, kedisiplinan merupakan kondisi yang tercipta dan terbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku individu yang menunjukkan nilai-nilai ketaatan, kesetiaan, keteraturan dan ketertiban.

Keberhasilan dalam suatu usaha atau dalam mencapai cita-cita akan tergantung kepada sikap disiplinnya. Orang yang berdisiplin akan berperilaku apa yang seharusnya diperbuat, tidak mengada-ada, tidak dilebih-lebihkan tetapi juga tidak dikurangi dari keadaan yang sebenarnya. Diam tepat pada pijakannya, melangkah tepat gerakannya, melaju sesuai arahnya. Sikap disiplin dapat dilakukan untuk setiap perilaku, seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam beribadah, disiplin dalam bekerja, dan disiplin dalam beraktivitas lainnya. Dari beberapa definisi diatas, menunjukkan bahwa kedisiplinan merupakan ketaatan dan kepatuhan pada peraturan yang dilakukan dengan rasa senang hati, bukan karena dipaksa atau terpaksa.

Referensi:
A.S. Moenir. 1983. Pendekatan Manusiawi dan Organisasi terhadap Pembinaan Kepegawaian. Jakarta: PT. Gunung Agung.
Amir Daien Indrakusuma. 1973. Pengantar Ilmu Pendidikan. Malang: Usaha Nasional.
Conny Semiawan. 2002. Pendidikan Keluarga Dalam Era Global. Jakarta: PT Prenhallindo.
Pius A. Partanto, M. Dahlan Al Barry. 2001. Kamus Ilmiah Populer. Surabaya: Arkola. 
Subari. 1994. Supervisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Sukarna. 1992. Dasar-Dasar Manajemen. Bandung: Mandar Maju. 
W.J.S Poerwadarminta. 1997. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Pengertian Disiplin Menurut Para Ahli Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Patmasari Kumala

0 komentar:

Post a Comment

Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih